Punya hobi jalan-jalan membuat saya
harus jeli dalam menentukan barang-barang untuk traveling. Barang-barang
traveling saya mayoritas produk-produk outdoor gear baik lokal maupun dari luar. Jika produk luar biasanya sudah terkenal reputasinya, namun bagaimana soal outdoor gear lokal? Bagaimana baiknya jika ingin memilih outdoor gear lokal? Bagaimana kualitasnya? Kemudian bagaimana dengan modelnya?
Bicara soal outdoor gear lokal sebenarnya ada banyak merk dan jenisnya, bahkan akhir-akhir ini justru semakin menjamur. Dahulu produk outdoor gear
lokal diinisiasi dari Bandung, merek-merek legendaris seperti Jayagiri
dan Alpina lahir dari Bandung. Berikutnya muncul Eiger yang bisa
dikatakan menjadi pemimpin pasar outdoor gear lokal saat ini.
Namun selain Eiger sebenarnya banyak
merek pemain outdoor lokal seperti Consina, Cozmeed atau brand-brand
lain yang mulai menanjak namanya. Untuk saya hal ini membuktikan bahwa
pemain lokal pun mulai menggeliat, hal ini juga karena pasarnya ada.
Konsumen-pun sekarang lebih bebas memilih outdoor gear lokal, barangnya ada dan banyak tersedia.
Orang-orang tentunya akan berpikir jika
ingin membeli brand luar negeri karena harganya. Untuk itulah memilih
outdoor gear lokal bisa menjadi pilihan logis, bisa mendapatkan barang
dengan harga yang pas di kantong namun juga berkualitas.

Beberapa produk outdoor gear
lokal memiliki desain yang bagus. Kalau ransel ada Co-Trek yang produk
ranselnya warna-warni dengan desain menarik. Sementara soal jaket ada
rilisan Cozmeed yang desainnya mirip produk luar. Soal kualitas nomor
satu pasti Eiger, sepertinya soal kualitas ini Eiger banyak riset, coba
cek back system di tasnya yang semakin diperbaiki dari hari ke hari.
Soal sandal saat ini merek Outdoor yang sedang hits karena desain,
kenyamanan dan keawetannya.
Hampir semua barang outdoor yang
dibutuhkan traveler produsen outdoor gear lokal menyediakannya. Mulai
dari tenda, backpack raksasa, sepatu, matras, kompor, nesting, kupluk
sampai semodel buff pun produsen outdoor lokal memilikinya. Jadi bisa
dibilang produk outdoor gear lokal bisa head to head dengan produk luar.

Contohnya adalah outdoor gear terakhir yang baru saya beli, sleeping bag dari Rover Outdoor.
Merk ini awalnya adalah toko alat outdoor yang dimulai dari hubungan
perkawanan di kawasan Utan Kayu, namun akhirnya mereka mulai memproduksi
beberapa barang outdoor.
Tertarik dengan produk dari Rover Outdoor, saya lantas membeli kantong tidur-nya yang diberi nama Hibernator masing-masing untuk saya dan istri. Untuk level lokal, kantong tidurnya tebal dengan bagian dalam berupa polar.
Begitu saya mendapatkan kantong
tidurnya, langsung saya ke Bandung untuk mengikuti Gathnas OANC. Begitu
dicoba ternyata memang kantong tidur ini bagus, hangat dan tidak tembus
dingin.
Dari Rover Outdoor-nya sendiri memang
bilang bahwa mereka mendesain kantong tidur ini bagi mereka yang hobinya
mendaki gunung. Karena itulah desain dan kualitasnya disesuaikan dengan
kebutuhan. Bagian dalam polarnya benar-benar sangat membantu, seperti
selimut tebal yang mampu menjaga tubuh tetap hangat dan nyaman di hawa
dingin.
Untuk produk outdoor lokal yang sedang
tumbuh berkembang, kantung tidur dari Rover Outdoor ini kualitasnya bisa
dikatakan bagus dan patut diacungi jempol. Tinggal menunggu bagaimana
produk-produk Rover Outdoor setelah sleeping bag.
Namun ada satu yang harus diperhatikan oleh para produsen outdoor gear lokal, divisi Research and Development. Seperti yang kita ketahui banyak yang memilih produk luar negeri karena desain dan kekuatannya.
Namun ada satu yang harus diperhatikan oleh para produsen outdoor gear lokal, divisi Research and Development. Seperti yang kita ketahui banyak yang memilih produk luar negeri karena desain dan kekuatannya.

Perlu diakui memang produk dalam negeri
masih sedikit ketinggalan soal dua hal tersebut. Terkadang bisa ketemu
desain yang bagus namun kekuatannya sedikit diragukan atau sebaliknya.
Sepertinya jika dua hal tersebut diperbaiki bukan tidak mungkin bisa
menyaingi produk outdoor luar negeri.
Barangkali Eiger yang sudah berbenah
banyak. Dari logo brand, kualitas dan model yang semakin kekinian,
sepertinya mereka serius membenahi produk untuk menyasar pasar
internasional. Mungkin ke depannya lagi akan ada merk Indonesia yang
lekas go international.
Terkadang memilih produk luar negeri
bukan soal gengsi, namun memang semata soal kualitas. Tapi memang jika
ada produk lokal yang bagus saya tak segan memilih barang lokal
dibandingkan barang luar negeri.
Jangan salah, outdoor gear lokal pun
sebenarnya sangat layak dimiliki. Brand-brand pun lambat laun mulai
menunjukkan kelasnya. Jika bukan kita sebagai konsumen maka siapa lagi
yang akan mendukung produk-produk lokal tersebut?
Ada yang punya kisah dan pengalaman dengan outdoor gear lokal?
Tabik.
NB : Dua sharing tentang outdoor gear
lokal yang paling menarik di kolom komentar akan mendapatkan hadiah
berupa rain cover bag 30 Liter dari Rover Outdoor.
Untuk barang-barang traveling lainnya, bisa cek di : Rover-outdoor.com ,FB : Rover Outdoor, Twitter : @roveroutdoor


No comments:
Post a Comment