Thursday, 5 January 2017

Memilih outdoor gear lokal

Punya hobi jalan-jalan membuat saya harus jeli dalam menentukan barang-barang untuk traveling. Barang-barang traveling saya mayoritas produk-produk outdoor gear baik lokal maupun dari luar. Jika produk luar biasanya sudah terkenal reputasinya, namun bagaimana soal outdoor gear lokal? Bagaimana baiknya jika ingin memilih outdoor gear lokal? Bagaimana kualitasnya? Kemudian bagaimana dengan modelnya?
Bicara soal outdoor gear lokal sebenarnya ada banyak merk dan jenisnya, bahkan akhir-akhir ini justru semakin menjamur. Dahulu produk outdoor gear lokal diinisiasi dari Bandung, merek-merek legendaris seperti Jayagiri dan Alpina lahir dari Bandung. Berikutnya muncul Eiger yang bisa dikatakan menjadi pemimpin pasar outdoor gear lokal saat ini.
Namun selain Eiger sebenarnya banyak merek pemain outdoor lokal seperti Consina, Cozmeed atau brand-brand lain yang mulai menanjak namanya. Untuk saya hal ini membuktikan bahwa pemain lokal pun mulai menggeliat, hal ini juga karena pasarnya ada. Konsumen-pun sekarang lebih bebas memilih outdoor gear lokal, barangnya ada dan banyak tersedia.
Orang-orang tentunya akan berpikir jika ingin membeli brand luar negeri karena harganya. Untuk itulah memilih outdoor gear lokal bisa menjadi pilihan logis, bisa mendapatkan barang dengan harga yang pas di kantong namun juga berkualitas.

Sandal lokal ini sudah 3 tahun. Awet!
Sandal lokal ini sudah 3 tahun. Awet!

Beberapa produk outdoor gear lokal memiliki desain yang bagus. Kalau ransel ada Co-Trek yang produk ranselnya warna-warni dengan desain menarik. Sementara soal jaket ada rilisan Cozmeed yang desainnya mirip produk luar. Soal kualitas nomor satu pasti Eiger, sepertinya soal kualitas ini Eiger banyak riset, coba cek back system di tasnya yang semakin diperbaiki dari hari ke hari. Soal sandal saat ini merek Outdoor yang sedang hits karena desain, kenyamanan dan keawetannya.
Hampir semua barang outdoor yang dibutuhkan traveler produsen outdoor gear lokal menyediakannya. Mulai dari tenda, backpack raksasa, sepatu, matras, kompor, nesting, kupluk sampai semodel buff pun produsen outdoor lokal memilikinya. Jadi bisa dibilang produk outdoor gear lokal bisa head to head dengan produk luar.

Kantong Tidur Hibernator
Kantong Tidur Hibernator

Contohnya adalah outdoor gear terakhir yang baru saya beli, sleeping bag dari Rover Outdoor. Merk ini awalnya adalah toko alat outdoor yang dimulai dari hubungan perkawanan di kawasan Utan Kayu, namun akhirnya mereka mulai memproduksi beberapa barang outdoor.
Tertarik dengan produk dari Rover Outdoor, saya lantas membeli kantong tidur-nya yang diberi nama Hibernator masing-masing untuk saya dan istri. Untuk level lokal, kantong tidurnya tebal dengan bagian dalam berupa polar.
2015_0509_08582100
Begitu saya mendapatkan kantong tidurnya,  langsung saya ke Bandung untuk mengikuti Gathnas OANC. Begitu dicoba ternyata memang kantong tidur ini bagus, hangat dan tidak tembus dingin.
Dari Rover Outdoor-nya sendiri memang bilang bahwa mereka mendesain kantong tidur ini bagi mereka yang hobinya mendaki gunung. Karena itulah desain dan kualitasnya disesuaikan dengan kebutuhan. Bagian dalam polarnya benar-benar sangat membantu, seperti selimut tebal yang mampu menjaga tubuh tetap hangat dan nyaman di hawa dingin.
Untuk produk outdoor lokal yang sedang tumbuh berkembang, kantung tidur dari Rover Outdoor ini kualitasnya bisa dikatakan bagus dan patut diacungi jempol. Tinggal menunggu bagaimana produk-produk Rover Outdoor setelah sleeping bag.
Namun ada satu yang harus diperhatikan oleh para produsen outdoor gear lokal, divisi Research and Development. Seperti yang kita ketahui banyak yang memilih produk luar negeri karena desain dan kekuatannya.

Bagian dalam kantong tidur, polar.
Bagian dalam kantong tidur, polar.

Perlu diakui memang produk dalam negeri masih sedikit ketinggalan soal dua hal tersebut. Terkadang bisa ketemu desain yang bagus namun kekuatannya sedikit diragukan atau sebaliknya. Sepertinya jika dua hal tersebut diperbaiki bukan tidak mungkin bisa menyaingi produk outdoor luar negeri.
Barangkali Eiger yang sudah berbenah banyak. Dari logo brand, kualitas dan model yang semakin kekinian, sepertinya mereka serius membenahi produk untuk menyasar pasar internasional. Mungkin ke depannya lagi akan ada merk Indonesia yang lekas go international.
Terkadang memilih produk luar negeri bukan soal gengsi, namun memang semata soal kualitas. Tapi memang jika ada produk lokal yang bagus saya tak segan memilih barang lokal dibandingkan barang luar negeri.
Jangan salah, outdoor gear lokal pun sebenarnya sangat layak dimiliki. Brand-brand pun lambat laun mulai menunjukkan kelasnya. Jika bukan kita sebagai konsumen maka siapa lagi yang akan mendukung produk-produk lokal tersebut?
Ada yang punya kisah dan pengalaman dengan outdoor gear lokal?
Tabik.
NB : Dua sharing tentang outdoor gear lokal yang paling menarik di kolom komentar akan mendapatkan hadiah berupa rain cover bag 30 Liter dari Rover Outdoor.
Untuk barang-barang traveling lainnya, bisa cek di : Rover-outdoor.com  ,FB : Rover Outdoor, Twitter : @roveroutdoor

Rain cover untuk pembaca
Rain cover untuk pembaca

No comments:

Post a Comment